Profil Perusahaan

Visi dan Misi Perusahaan

VISI

Menjadikan PT BPR Bahana Ekonomi Sentosa menjadi BPR yang sehat, kuat, dan produktif

MISI

Mewujudkan PT BPR Bahana Ekonomi Sentosa menjadi mitra kerja yang terpercaya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menjalankan usahanya untuk mencapai kesuksesan bersama

Pemegang Saham

Total kepemilikan pemegang saham PT BPR Bahana Sentosa

  • Nama Pemegang Saham
    Lembar @Rp 1Juta
    Nominal
  • Muljadi Budiman
    13.200
    Rp 13,200,000,000,-
  • Edwin Lodewyk Tumewa
    3.300
    Rp 3,300,000,000,-
  • Total Kepemilikan
    16.500
    Rp 16,500,000,000,-

Muljadi Budiman

Bapak Muljadi Budiman, adalah pengusaha sukses.
Beliau dimana mengelola & memiliki banyak perusahaan yang cukup sukses dan solid.

Edwin Lodewyk Tumewa

Bapak Edwin Lodewyk Tumewa adalah rekanan bisnis Bapak Muljadi Budiman, dimana beliau juga merupakan pengusaha yang cukup sukses dan solid mengelola beberapa perusahaan.

Sejarah Singkat Perusahaan

PT BPR Bahana Ekonomi Sentosa adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa. keuangan/perbankan, didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.2 (27-1-2005), Akta Keputusan Menteri Kehakiman RI tanggal 14 Maret 2005 No.C-06550 HT.01.01TII.2005 dengan Notaris Bambang Setiawan,SH.Selanjutnya dilakukan perubahan berdasarkan pengambilalihan (akuisisi) dengan Akta Notaris No.32 tanggal 27-10-2017 yang dibuat dihadapan Kumala Tjahjani Widodo,SH.,MH.,M.KN. notaris di Jakarta Pusat.Akta Pendirian telah mengalami beberapa kali perubahan Anggaran Dasar, terakhir adalah dengan Akta Notaris No.40 tanggal 31 Oktober 2017 dihadapan Notaris Kumala Tjahjani Widodo,SH.,MH.,M.KN.Saat ini BPR Bahana Ekonomi Sentosa berkantor pusat di Jl. Raya Kebon Sirih Blok LM No. 11 Jakarta 10340.

Arah Kebijakan

  • Pertumbuhan bisnis yang Prudent dan berkesinambungan yang berfokus pada sektor usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Konsumer dengan memperhatikan keseimbangan aset dan liabilities
  • Mengutamakan keamanan simpanan nasabah, yakni simpanan sampai dengan Rp.2 milyar serta besarnya suku bunga yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
  • Secara konsisten mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik dengan menerapkan prinsip good corporate governance (GCG)
  • Melakukan monitoring kredit secara sistematis untuk kredit yang berjalan sehingga tercipta early warning system untuk mencegah terjadinya kredit bermasalah
  • Pengembangan utilisasi aset melalui optimalisasi penggunaan teknologi dan meningkatkan kualitas SDM yang kompeten dan Kapabilitas Organisasi
Butuh Bantuan? Chat via WhatsApp